Konsep “Widyaksara Bhakti”, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ekonomi Tawarkan Program Menarik bagi Mahasiswa

LPM INDEPENDENT – Dialog Publik calon Gubernur dan Wakil Gubernur Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri tahun 2026, Vito Pradana Prabakti (calon gubernur) dan Zahra’aini Viinnuril (calon wakil gubernur) berlangsung dengan lancar pada 22 Juni 2026 bertempat di Gedung Fakultas Ekonomi ruang 2.4. Kegiatan ini menjadi wadah bagi calon untuk memaparkan visi, misi, filosofi kabinet, filosofi logo, serta program kerja yang akan dijalankan apabila memimpin Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi.

Foto bersama Dekan Ekonomi, Koorprodi Akuntansi, Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, serta audiens Dialog Publik (Radit – LPM Independent)

Dalam pemaparannya, calon gubernur dan wakil gubernur menyampaikan visi untuk mewujudkan BEM Fakultas Ekonomi yang berkualitas melalui penguatan keilmuan, pengembangan potensi mahasiswa, serta tata kelola organisasi yang optimal guna menghadirkan dampak nyata bagi mahasiswa, fakultas, dan masyarakat.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Vito dan Vivi mengusung sejumlah misi, di antaranya meningkatkan kapasitas akademik dan intelektualitas mahasiswa melalui program edukatif dan ruang diskusi yang inovatif, mengembangkan potensi mahasiswa melalui peningkatan keterampilan dan pembinaan karakter yang adaptif serta kolaboratif, serta mengoptimalkan peran BEM Fakultas Ekonomi sebagai wadah aspirasi, pelayanan, dan pengabdian bagi mahasiswa.

Dalam sesi pemaparan filosofi kabinet, pasangan calon memperkenalkan nama kabinet “Widyaksara Bhakti.” Filosofi tersebut terdiri dari tiga unsur utama, yakni Widya yang bermakna ilmu pengetahuan, Aksara yang mencerminkan proses gagasan menjadi karya dan program nyata, serta Bhakti yang melambangkan pengabdian. Ketiga unsur tersebut menjadi landasan dalam menjalankan organisasi yang berorientasi pada ilmu, karya, dan kebermanfaatan.

Suasana Dialog Publik BEM FE (Radit – LPM Independent)

Pasangan calon juga menjelaskan makna logo kabinet yang menampilkan simbol buku terbuka sebagai representasi pengetahuan, literasi, dan semangat belajar. Huruf “W” menjadi identitas utama yang menggambarkan wawasan, kebijaksanaan, dan kepemimpinan. Figur manusia pada logo melambangkan mahasiswa sebagai agen perubahan yang aktif dan kreatif, sementara simbol api di bagian atas menggambarkan semangat belajar yang tidak pernah padam serta keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan.

Sebagai bentuk implementasi visi dan misi, pasangan calon menawarkan sejumlah program kerja unggulan, di antaranya Rapat Koordinasi (Rakor) untuk menyelaraskan pelaksanaan program kerja selama satu periode kepengurusan, Orientasi Fakultas Ekonomi (Osfak) sebagai sarana pengenalan lingkungan akademik bagi mahasiswa baru dan tidak hanya itu saja calon gubernur dan wakil gubernur memiliki program kerja berupa Seminar Mendeley, Publish or Perish, Prompt AI, dan Connected AI untuk meningkatkan kompetensi akademik dan pemanfaatan teknologi digital dalam penelitian, serta Pelatihan Microsoft Excel guna meningkatkan kemampuan pengolahan data dan keterampilan administrasi mahasiswa.

Melalui dialog publik ini, mahasiswa Fakultas Ekonomi UNISKA Kediri memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat gagasan, arah kebijakan, serta program yang ditawarkan pasangan calon. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam proses demokrasi kampus untuk menentukan pemimpin mahasiswa yang diharapkan mampu membawa BEM Fakultas Ekonomi menjadi organisasi yang lebih progresif, inovatif, dan berdampak. (Penulis: Tegar / Divisi Jurnalistik)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *